Selasa, 24 Maret 2026

Bumi 2026 mulai kering dan tandus

Hamba berlindung kepada ALLAH dari setan yang terlaknat.

Dengan Asma ALLAH Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi ALLAH, Rabb alam semesta.

Salam dan shalawat untuk Nabi Muhammad (s.a.w.) beserta keluarga dan keturunannya.

QS Al Kahfi 18 ayat 7-8: Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka, siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya. Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan apa yang di atasnya (Bumi) menjadi tanah kering lagi tandus.

Sebagaimana janji ALLAH SWT dalam QS Al Kahfi di atas, ALLAH SWT akan membuat bumi menjadi kering dan tandus. Kondisi ini merupakan tanda akan keluarnya Dajjal Al Masih (Al Masih palsu). Dajjal merupakan fitnah terbesar umat manusia, yang akan menyesatkan umat manusia dari keimanan kepada ALLAH SWT. Nabi (s.a.w.) telah menubuwatkan perihal bumi menjadi kering dan tandus, sebagaimana diriwayatkan oleh Asma’ binti Yazid: Tiga tahun sebelum keluarnya Dajjal, langit akan menahan sepertiga hujannya, bumi menahan sepertiga tumbuhannya, pada tahun kedua, langit menahan dua pertiga hujannya dan bumi menahan dua pertiga tumbuhannya, pada tahun ketiga langit menahan seluruh hujannya dan bumi menahan seluruh tumbuhannya, maka tidak ada satu pun hewan bersepatu dan berkuku kecuali mati. HR Ahmad No. 27568. Hadits yang lain juga menubuwatkan perihal fase-fase sebelum kedatangan Dajjal. Kami pernah duduk di sisi Rasulullah (s.a.w.), lalu beliau menyebut-nyebut fitnah dan menuturkannya dengan panjang lebar sampai beliau menyebutkan fitnatul Ahlas. Seseorang bertanya, "Wahai Rasulullah, apa fitnah Ahlas itu?" Beliau menjawab: "Ia adalah fitnah pelarian dan fitnah peperangan. Kemudian fitnah Sarra`yang kerusakannya muncul dari bawah kedua kaki seorang lelaki dari Ahli baitku. Dia mengira bahwa dia termasuk golonganku padahal dia bukan dari golonganku, karena waliku hanyalah orang-orang yang bertakwa. Kemudian manusia bersepakat mengikuti seorang laki-laki sebagaimana (bersatunya) pangkal paha. Kemudian fitnah Duhaima` tidak meninggalkan seorang pun dari ummat ini kecuali akan menimpanya. Kalaulah ada berita fitnah itu terhenti, justru kenyataan semakin melebar, yang saat itu seseorang pada pagi harinya dalam keadaan Mukmin, kemudian sore harinya dalam keadaan kafir, sehingga manusia berakhir dengan dua golongan. Yaitu golongan iman yang sama sekali tidak menyimpan kemunafikan dan golongan nifaq yang sama sekali tidak mempunyai keimanan. Jika kondisinya sudah seperti itu maka tungguhlah Dajjal semenjak hari ini atau esok harinya. HR Ahmad No. 5892.

Berdasarkan kronologi peradaban, saat ini sudah mencapai peradaban akal. Yaitu dengan dikembangkannya Kecerdasan Buatan (AI). Ini menandai era akhir kehidupan manusia atau Hari Kiamat sudah semakin dekat. Ini juga berarti zaman fitnah Sarra’ atau fitnah kesenangan hidup akan segera berakhir dan mulai memasuki zaman fitnah Duhaima’ atau fitnah pemisahan keimanan dengan kemunafikan. Keimanan kepada ALLAH sudah tidak bisa lagi bercampur dengan keimanan akan harta, ilmu dan kekuasaan. Bukankah ini adalah saat ini? Misalnya di jazirah Arab sedang berlangsung perang, yang dimulai dari Suriah pada tahun 2011 (1432 H), lalu penyerbuan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 (1445 H) dan sekarang berlangsung perang Iran melawan Amerika dan Israel. Bukankah keadaan ini akan menakutkan manusia munafik yang takut perang sehingga mereka meninggalkan wilayah Syam? Di wilayah lain, Amerika menakut-nakuti negara-negara lain bahkan menyerang agar mereka tunduk, seperti Venezuela, Iran, Greenland. Amerika juga menakut-nakuti negara-negara lain dengan perang bea masuk. Ini semua adalah bagian dari fitnah Duhaima’.

Prakiraan ini juga diperkuat penjelasan Muhammad Al Fuli dalam channel youtubenya, bahwa keruntuhan kerajaan Saudi diperkirakan terjadi pada pertengahan tahun 2029. Hal ini didasarkan atas penafsirannya akan makna muncul dua tanduk setan (qarnu) bisa diartikan umur kerajaan Saudi Arabia adalah satu abad sebagaimana dinyatakan dalam hadits Nabi (s.a.w.): Ya Allah! Berkahilah Syam kami. Ya Allah! Berkahilah Yaman kami.” Para sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, dan Najd kami?" Aku pikir untuk ketiga kalinya Nabi (s.a.w.) berkata, "Di sana (di Najd) akan terjadi keguncangan dan fitnah, dan dari sana akan muncul dua tanduk Setan (qarnu). (HR Bukhari No. 6565).

BMKG dan kanal-kanal cuaca telah menyampaikan bahwa pada Agustus 2026 diprediksi akan terjadi kekeringan yang panjang. Ini akan membuat orang takut kelaparan dan kehausan dan akan terjadi kepanikan. Bilamana nanti terjadi, dengan tertahannya 1/3 hujan dan 1/3 tanaman tidak tumbuh, maka potensi hawa panas dan lembab akan terjadi. Udara lembab akan mendorong kuman-kuman berkembang di udara. Kondisi ini akan menciptakan wabah yang merenggut nyawa umat manusia. Keadaan ini juga bisa membuat es di Greenland mencair (Al Furat) dan menampakkan gunung emasnya. Nabi (s.a.w.): Kiamat tidak akan terjadi sampai Eufrat mengering sehingga muncullah gunung emas. Manusia pun saling bunuh untuk memperebutkannya. Dari setiap seratus orang (yang memperebutkannya), terbunuhlah sembilan puluh sembilan orang. Setiap orang dari mereka mengatakan, “Mudah-mudahan akulah orang yang selamat.” (HR. Muslim no. 2894). Maka manusia akan berperang untuk memperebutkannya.

Dalam himpitan yang mencekik berupa perang dan wabah penyakit, maka sejatinya umat Islam mendapat rahmat ALLAH berupa seleksi iman. Dengan kekuatan iman, maka umat Islam akan bangkit untuk mengalahkan kezaliman dan menegakkan yang haqq. Di saat yang sama kezaliman semakin menjadi-jadi. Inilah saat kemunculan Imam Mahdi (a.s.).

Apa yang harus dipersiapkan dari sekarang untuk menghadapi fitnah Duhaima’ ini? Sedangkan pengertian keimanan saja sudah melenceng dari tuntunan Nabi (s.a.w.), bukankah umat Islam masih ingat akan 6 Rukun Iman. Namun apakah mengerti dan mengetahui bagaimana cara menerapkannya dalam kehidupan? Alhasil, umat beriman kepada harta, kekuasaan dan ilmu sebagai solusi atas permasalahannya.

--------------------------------------------------------------------------------

Papahan, 5 Syawal 1447 / 24 Maret 2026

Referensi :

1.      IQuran

2.      Muslim.or.id

3.      Detik.com


Bumi 2026 mulai kering dan tandus

Hamba berlindung kepada ALLAH dari setan yang terlaknat. Dengan Asma ALLAH Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi ALLA...